Dua Hari yang Menguatkan: PGRI Kabupaten Gresik Gelar Evaluasi dan Optimalisasi Program Kerja Tahun 2026

Trawas, 4–5 September 2026 — Ada yang berbeda dari suasana pagi di Gedung PGRI Kabupaten Gresik, Jumat (4/9/2026). Sejumlah peserta mulai berdatangan dari berbagai kecamatan. Dengan semangat dan kebersamaan, mereka bersiap meninggalkan Gresik menuju Trawas, Mojokerto, untuk mengikuti Evaluasi dan Optimalisasi Program Kerja PGRI Kabupaten Gresik Tahun 2026.

Perjalanan menuju Arayanna Hotel & Resort Trawas menjadi awal dari sebuah pertemuan yang bukan sekadar agenda organisasi. Di dalam perjalanan, suasana keakraban mulai terasa. Percakapan, canda, dan sapaan antarpeserta menjadi bagian dari perjalanan menuju tempat kegiatan.

Setibanya di lokasi, peserta melakukan registrasi dan check-in sebelum menikmati makan siang. Sejenak beristirahat, kemudian suasana kembali berubah menjadi lebih serius. Sebuah kegiatan yang telah dipersiapkan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi mulai memasuki tahap pembukaan.

Evaluasi bukan sekadar melihat apa yang sudah dilakukan. Lebih dari itu, evaluasi adalah kesempatan untuk melihat kembali perjalanan, menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, dan menentukan langkah yang lebih baik ke depan.

Semangat itulah yang terasa sepanjang kegiatan.

Berbagai materi disampaikan untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat peran PGRI. Kehadiran Polda Jawa Timur dan BNN Kabupaten Gresik memberikan perspektif penting bagi peserta. Sementara itu, materi dari PGRI Kabupaten Gresik menjadi ruang untuk melihat kembali program-program organisasi serta bagaimana semuanya dapat dioptimalkan agar semakin memberikan manfaat bagi anggota.

Menjelang sore, kegiatan semakin terasa sebagai ruang berbagi dan memperkuat komunikasi. Para peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga membawa pengalaman dan pemikiran masing-masing sebagai bagian dari perjalanan panjang PGRI Kabupaten Gresik.

Ketika Malam Menjadi Ruang Refleksi

Malam hari menghadirkan suasana yang berbeda.

Setelah waktu istirahat dan makan malam, peserta kembali berkumpul. Kali ini, kebersamaan terasa semakin kuat. Materi dari PGRI Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan malam tersebut.

Suasana semakin khidmat ketika Indonesia Raya dan Mars PGRI berkumandang. Lagu-lagu yang selama ini menjadi simbol kebangsaan dan perjuangan guru itu seakan mengingatkan kembali bahwa menjadi bagian dari PGRI bukan hanya tentang organisasi, tetapi juga tentang pengabdian dan tanggung jawab terhadap pendidikan.

Malam itu juga menjadi momentum penting bagi PGRI Kabupaten Gresik melalui penyerahan donasi Gedung PGRI Kabupaten Gresik serta berbagai bentuk dukungan organisasi. Ada rasa bangga dan haru ketika kebersamaan yang selama ini dibangun diwujudkan dalam bentuk nyata.

Sambutan Ketua PGRI Kabupaten Gresik dan pembinaan dari PGRI Provinsi Jawa Timur semakin menguatkan pesan bahwa organisasi membutuhkan kerja bersama, komunikasi yang baik, serta komitmen untuk terus bergerak.

Setelah rangkaian kegiatan yang cukup padat, suasana pun mencair. Musik dan karaoke menjadi penutup malam yang penuh keakraban. Tawa dan kebersamaan memenuhi suasana. Sekat-sekat formalitas seakan hilang. Yang tersisa adalah rasa persaudaraan di antara sesama anggota keluarga besar PGRI Kabupaten Gresik.

Pagi yang Segar, Semangat yang Baru

Sabtu pagi, suasana kembali hidup.

Ketika sebagian besar orang mungkin masih ingin menikmati waktu istirahat, para peserta sudah memulai aktivitas. Salat dan persiapan dilanjutkan dengan senam pagi. Gerakan sederhana dilakukan bersama, menghadirkan suasana ceria sekaligus menyegarkan tubuh setelah aktivitas panjang sehari sebelumnya.

Sarapan bersama kemudian menjadi kesempatan untuk kembali berbincang dan menikmati kebersamaan.

Hari kedua tidak kalah bermakna. Materi dari PGRI Kabupaten Gresik menjadi ruang untuk kembali melihat program kerja organisasi dari berbagai sisi. Apa yang telah berjalan, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang dapat dilakukan agar PGRI semakin hadir bagi anggotanya.

Di sela agenda, peserta juga mendapatkan kesempatan menikmati fasilitas hotel. Suasana yang lebih santai menjadi pelengkap setelah dua hari menjalani rangkaian kegiatan organisasi.

Namun, setiap pertemuan tentu memiliki akhir.

Saat waktu menunjukkan siang, peserta mulai bersiap untuk check-out. Satu per satu kembali menuju daerah masing-masing. Ada yang membawa catatan, ada yang membawa gagasan, dan yang paling penting, ada yang membawa semangat baru.

Bukan Sekadar Pertemuan, tetapi Langkah Bersama

Evaluasi dan Optimalisasi Program Kerja PGRI Kabupaten Gresik Tahun 2026 pada akhirnya bukan sekadar kegiatan selama dua hari di Trawas.

Di balik materi, diskusi, pembinaan, olahraga, hingga kebersamaan, tersimpan satu pesan penting: organisasi akan menjadi kuat ketika seluruh anggotanya mau berjalan bersama.

Evaluasi menjadi pijakan untuk memperbaiki langkah. Kebersamaan menjadi energi untuk terus bergerak. Dan semangat pengabdian menjadi alasan untuk tidak berhenti memberikan yang terbaik bagi guru dan dunia pendidikan.

Dari Trawas, PGRI Kabupaten Gresik kembali pulang membawa semangat yang sama:

Terus bersinergi, terus berbenah, dan terus bergerak untuk guru serta pendidikan yang lebih baik.

PGRI Kabupaten Gresik
Solid, Profesional, dan Berkemajuan.

Leave a Reply