Dalam upaya mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan kemampuan numerasi siswa, PGRI Kabupaten Gresik terus berkomitmen memperkuat kompetensi guru, khususnya guru matematika jenjang SMP. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan pelatihan metode Sansu yang menghadirkan mentor langsung dari Tokyo, Jepang.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 58 guru matematika SMP Negeri se-Kabupaten Gresik dan diselenggarakan melalui kerja sama antara PGRI Kabupaten Gresik, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, serta mitra pendidikan internasional Sprix Inc.. Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan fokus pada penguatan kompetensi numerasi dan penerapan metode pembelajaran matematika yang lebih efektif, sistematis, dan menyenangkan.
Ketua PGRI Kabupaten Gresik, Beri Avita Prasetiya M.Pd, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis organisasi dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.
“PGRI Kabupaten Gresik memandang peningkatan kompetensi guru sebagai fondasi utama peningkatan mutu pendidikan. Melalui pelatihan metode Sansu ini, kami berharap guru matematika memiliki pendekatan pembelajaran yang lebih logis, terstruktur, dan mampu mengubah persepsi siswa bahwa matematika bukan lagi pelajaran yang menakutkan,” ungkapnya.
Metode Sansu sendiri merupakan pendekatan pembelajaran matematika yang menekankan pada pemahaman konsep dasar, penguatan logika berpikir, serta keterampilan berhitung secara bertahap dan terstruktur. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Dr. Ahmad Syifaul Qulub, M.Ei. mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang diinisiasi oleh PGRI Kabupaten Gresik sebagai bentuk nyata penguatan kapasitas guru.
“Peningkatan kualitas pembelajaran harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru. Pelatihan metode Sansu dengan pendampingan mentor dari Jepang ini menjadi kesempatan berharga bagi guru matematika untuk mempelajari dan mengadaptasi praktik baik internasional yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di Kabupaten Gresik,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, guru diharapkan dapat mengimplementasikan metode Sansu secara berkelanjutan di sekolah masing-masing sehingga berdampak langsung pada peningkatan kemampuan numerasi siswa. PGRI Kabupaten Gresik bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas lembaga demi terwujudnya pendidikan yang bermutu dan berdaya saing.

